simulasi CAT TKD CPNS 2016

Sunday, December 29, 2013

Hasil Pengumuman Seleksi Tes CASN Daerah Sorolangun Jambi Minta Dibatalkan

Pengumuman CASN-SAROLANGUN - Hasil tes Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang diumumkan Pemkab Sarolangun, Jambi, pada 24 Desember lalu masih menyisakan masalah.

Banyak pihak menyebut hasil tes CASN tersebut tidak mengakomodir masyarakat Sarolangun. Itu dibuktikan dari 139 orang yang lulus CASN, hanya ada 11 pelamar dari Sarolangun dan selebihnya dari luar daerah. Karena itu mereka mendesak agar hasil tes CASN yang sudah diumumkan tersebut dibatalkan.

LSM Lembaga Anti Korupsi Indonesia  (LAKI) Kabupaten Sarolangun bahkan akan menyurati Bupati Sarolangun Cek Endra agar hasil tes CASN tersebut dibatalkan. LAKI berharap diadakan tes ulang.

"Surat resmi akan kita layangkan dalam minggu ini juga," ujar Adnan Sulaiman, pengurus teras LSM LAKI Kabupaten Sarolangun kepada Jambi Independent (Grup JPNN), Minggu (29/12).

Dia menambahkan, dari penelusuran mereka hanya ada 11 orang putra-putri Sarolangun yang terjaring. Sementara proses tes dibiayai dengan APBD Sarolangun dan nantinya yang lulus juga akan digaji dengan APBD Sarolangun. "Apakah wajar jika dari seleksi CASN yang ada hanya ada 8 persen anak-anak Sarolangun," katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Izhar, pentolan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sarolangun.

Dia mengatakan, dirinya bersama sejumlah aktivis dari berbagai kampus dan organisasi yang ada di Sarolangun sedang melakukan kajian untuk mencari celah hukum agar hasil tes CASND Sarolangun tahun 2013 dibatalkan. "Kita juga sedang menyiapkan massa untuk mendesak bupati agar hasil tes CASND Sarolangun dibatalkan," tegasnya.

Suara senada juga datang dari kalangan masyarakat, Dedi Irawan. Salah satu tokoh masyarakat Sarolangun, yang juga mantan anggota DPRD Sarolangun ini menyesalkan mengapa hasil tes CASND Sarolangun sangat tidak berpihak dengan anak-anak Sarolangun. "Jika memang ada celah agar hasil test ini dibatalkan, maka batalkan saja," sebutnya.

Terkait ini, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKPPD) Sarolangun M Tamim mengatakan, pihaknya tidak bisa memberikan tanggapan terkait desakan para elemen masyarakat tersebut. Alasannya, hasil tes CASN merupakan keputusan pusat.

"Kita juga sedih dengan hasil ini. Namun bukan kewenangan kita untuk membatalkan hasil tes CASND," tandasnya.(amu/dar)

No comments:

Post a Comment

Archive