PENGUMUMAN CASN 2013-JAKARTA - Harapan
sekitar 900-an tenaga honorer kategori satu (K1) yang selama ini bekerja
di Kanwil Kemenag di wilayah Sumut untuk bisa diangkat menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tampaknya bakal kandas.
Sinyal ini disampaikan Menteri
Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar
Abubakar dan Wakilnya, Eko Prasojo.
Azwar mengakui, dalam beberapa pekan
terakhir ini banyak sekali honorer K1 yang datang ke Jakarta, sebagian
menggelar aksi demo, meminta agar bisa diangkat menjadi CASN. Atau
paling tidak, jika dianggap persyaratan belum lengkap, diluncurkan
menjadi honorer K2 agar bisa ikut tes sesama honorer pada 3 November
mendatang.
Tapi, kata menteri asal Aceh itu,
permintaan itu tidak bisa terpenuhi karena memang data-data sebagai
tenaga honorer banyak yang dimanipulasi.
"Banyak data honorer yang dipalsukan.
Selain itu daftar yang diajukan tidak jelas karena permainannya juga
banyak. Salah satunya dengan mengundurkan data kerja honorer," cetus
Azwar di Jakarta, kemarin.
Pernyataan serupa disampaikan
Wamenpan-RB Eko Prasojo. Dia memastikan, data honorer K2 yang akan ikut
tes 3 November sudah ditutup, alias tidak akan ada penambahan lagi,
misal luncuran dari honorer K1.
"Kita sudah melakukan closing data K2
sejak pertengahan Oktober. Ada sekitar 645.046 honorer K2 termasuk yang
luncuran K1 akan dites pada 3 November mendatang," ungkap Eko.
Mengenai masih adanya honorer K1 yang
bermasalah dengan hasil audit tujuan tertentu (ATT), menurut guru besar
UI ini, hal tersebut juga sudah tertutup peluangnya. Alasannya, kata
Eko, pemerintah sudah memberikan kesempatan bagi instansi pusat dan
daerah untuk melakukan klarifikasi data.
"Waktu yang diberikan, saya rasa cukup
panjang. Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi karena waktu tes sudah
di ujung mata," tegasnya.
Ditanya apakah bisa honorer K1 yang
masih menunggu klarifikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan
Kepegawaian Daerah (BKD) mengikuti tes honorer K2, Eko menyatakan,
peluangnya juga tipis karena waktu sudah semakin mendekati 3 November.
Apalagi soal sudah dicetak dan dalam proses distribusi ke daerah-daerah.
"Kalau diajukan dua pekan lalu, saya
rasa masih bisa. Kalau di pekan-pekan ini saya rasa sulit karena
sekarang sudah masuk tahap distribusi soal," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, mewakili
sekitar 900-an honorer K1 yang bekerja di Kanwil Kemenag di wilayah
Sumut, delapan orang honorer K1 sejak Selasa (22/10) lalu berjuang di
Jakarta agar bisa diangkat menjadi CASN
Mereka mendatangi Kantor Badan
Kepegawaian Negara (BKN), Kemenpan-RB, Kantor Kemenag, dan gedung DPR
RI. Mereka belum masuk data K1 untuk diangkat menjadi CASN karena
dianggap belum menyodorkan surat otorisasi dari menag atau sekjen
kemenag yang menjelaskan bahwa mereka benar-benar honorer yang diangkat
sesuai peraturan perundang-undangan.
Total honorer K1 di Kemenag di seluruh Indonesia yang nasibnya seperti 900-an honorer asal Sumut dimaksud mencapai 2.818 orang. (sam/esy/jpnn)
No comments:
Post a Comment