Thursday, May 14, 2015

Formasi Lowongan CPNS 2015 Kab Bangka

Formasi CPNS 2015 Kab Bangka
Informasi Lowongan CPNS 2015 Kabupaten Bangka--Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bangka Restunemi belum bisa memastikan kapan penerimaan CPNS tahun 2015.

Pasalnya, saat ini belum ada informasi CPNS 2015 Kab Bangka baik dari Kementerian Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi maupun Badan Kepegawaian Negara (BKN) pusat.

"Saat ini belum ada surat resmi dari pusat mengenai informasi perekrutan CPNS tahun 2015 Kab Bangka. Kita juga baru melakukan pendataan untuk rencana usulan pengajuan formasi CPNS baru serta P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja-red)," jelas Restunemi, Kamis (14/5/2015) kepada bangkapos.com.

Saat ini menurutnya pihak BKN juga masih melakukan penetapan mengenai CPNS formasi tahun 2014 karena belum selesai masih ada daerah yang bermasalah.

Namun untuk CPNS formasi tahun 2014 yang lulus tes sebanyak 52 orang tidak ada masalah dan mereka sudah dilantik dan bekerja sesuai dengan Surat Keputusan (SK) masing-masing.

"Kita baru akan mengajukan rencana usulan formasi CPNS 2015 Kab Bangka kepada Kemenpan. Akan dikaji lagi apakah disetujui atau tidak usulan tersebut. Yang penting kita ajukan dulu terlepas disetujui atau tidak," tegas Restunemi.

Usulan Formasi CPNS 2015 Semua Daerah

Pengajuan Usulan Formasi CPNS Daerah 2015 Paling Lambat 16 Mei 2015

Formasi CPNS 2015 Daerah
Pengumuman Formasi CPNS 2015 Daerah--Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memberikan ultimatum terhadap pemerintah daerah (Pemda) agar segera mengajukan formasi CPNS 2015. Batas akhir pengajuan formasi hanya sampai pada tanggal 16 Mei 2015. Jika melewati batas tersebut, KemenPAN tidak akan memberikan kuota CPNS pada Pemda yang bersangkutan.

Kondisi yang dialami di Sultra, masih banyak Formasi CPNS 2015 Daerah  yang masih berkutat pada analisis jabatan. Mereka belum mengajukan formasi jabatan secara online ke KemenPAN-RB. Daerah yang belum rampung analisis jabatannya yakni Baubau, Busel, Muna Barat, Konut, Wakatobi, Konkep, Buton, dan Butur. Sementara, Pemprov Sultra, Pemkot Kendari, Buton Tengah, dan Kolaka Utara telah mengajukan kebutuhan CPNS 2015.

Terdapat beberapa Formasi CPNS 2015 Daerah yang berpotensi tidak mendapatkan jatah Kuota CPNS 2015, disebabkan karena belanja pegawainya melebihi 40 persen yakni Muna, Bombana, Konawe dan Kolaka. "Tadinya terakhir itu 30 April. Namun, karena server di MenPANRB itu drop, terlalu banyak yang masuk jadi server tidak mampu sehingga down. Oleh karena itu pengusulan diundur hingga 16 Mei sembari menunggu perbaikan selama 2-3 hari yang dilakukan tim IT dari MenPANRB," tutur Subowo Djoko Widodo, Asisten Deputi (Asdep) Koordinasi, Kebijakan Penyusunan Evaluasi Program dan Pembinaan Integrasi SDM Aparatur KemenPAN-RB, Selasa (12/5).

Bowo sapaan akrab Subowo Djoko Widodo menjelaskan tentang Usulan Formasi CPNS 2015 Daerah, seluruh kementerian/lembaga (K/L), dan pemerintah daerah (Pemda) harus menyelesaikan e-formasi yang sebelumnya tenggat waktu yang ditentukan. "Sudah tidak ada alasan bagi Kementerian/lembaga ataupun pemerintah daerah telat mengajukan usulan melalui e-formasi. Seperti kata Menteri sebelum, tanpa ada alasan yang jelas hingga tenggat waktu yang diberikan belum memasukan usulan maka daerah tersebut tidak akan mendapatkan formasi, kecuali memang alasannya jelas," jelasnya.

Sambung Bowo mengatakan ada beberapa alasan Formasi CPNS 2015 Daerah yang memang dapat ditolerir seperti jaringan internet dan kualitas aplikasi. Ia menjelaskan biasanya ada daerah yang memang susah jaringan internetnya, tapi itu juga akan dites kebenarannya. "Kita akan turunkan tim untuk uji signalnya. Kalau benar signalnya jelek ya kita berikan waktu lagi. Tapi kalau hanya asalan itu pasti akan mendapatkan sanksi. Begitu juga dengan biasanya ada aplikasi ketika kita melakukan penginputan data untuk tahap kedua. Data yang kita input pertama itu hilang, nah itu dapat kita bantu dengan catatan segera melaporkan hal tersebut kepada kami," terangnya.

Sementara, Kepala BKDD Buton Tengah, Muhamad Rizal menjelaskan, seluruh Formasi CPNS 2015 Daerah diminta mengisi data analisis beban kerja dan analisis jabatan terhadap pegawai yang ada di daerah. "Itu sudah kita lakukan sehingga semua instansi dan sekolah di Buton Tengah sudah diketahui jumlah tenaga PNSnya. Dengan begitu KemenPAN dapat melihat tenaga apa saja dan berapa jumlah yang dibutuhkan setiap sekolah atau dinas," tukasnya.

Begitupun Kepala BKDD Kota Baubau, Dr Roni Muhtar. Ia menjelaskan, meski Kota Baubau memiliki beban belanja pegawai di atas batas ketentuan namun masih ada peluang untuk mendapat jatah penerimaan Kuota CPNS 2015. Namun kouta bukan untuk formasi umum karena di Baubau formasi tersebut sudah melebihi ambang batas, namun Baubau masih kurang untuk tenaga guru dan kesehatan.

Untuk Kabupaten Buton Selatan, sebagai wilayah yang baru terbentuk sebagai daerah otonom baru juga tak ingin ketinggalan ambil bagian dalam formasi penerimaan CPNS tahun 2015. Organisasi tata laksana Sekretariat Buton Selatan sementara merampungkan hasil analisasis kepegawaian.

Sementara, Muna Barat dan Muna belum mengajukan kebutuhan CPNS 2015. “Usulan kebutuhan CPNSD belum kita ajukan. Kita masih melakukan analisa beban kerja dan analisa jabatan, untuk mengetahui formasi apa saja kebutuhan prioritas kita saat ini,”kata Drs Ahmad Lamani, Sekda Muna Barat. Di Kabupaten Muna belum juga melakukan pengusulan kebutuhan CPNS. “Kita masih akan koordinasikan dengan Bupati, berapa banyak yang akan diterima. Hal ini terkait dengan kondisi DAU Muna,”kata Sukarman Loke, Kepala BKD Muna.

Untuk Konut, BKD memastikan bakal mengusul CPNS melalui jalur umum tahun ini. Kepala BKD Konut, Kahar yang dihubungi, kemarin, (11/5), memastikan hal itu. Namun untuk usulan formasi jurusan yang akan dibuka beserta besaran jumlah yang akan diterima dari setiap usulan tersebut pihaknya belum memastikan. "Kita belum bisa sampaikan dulu (Formasi usulan CPNS). Karena kita masih sementara melakukan pembenahan jumlah data jabatan atau posisi yang ada di SKPD terlebih dahulu. Kami mau koneksikan terlebih dahulu. Akan tetapi setelah selesai itu baru dilakukan perhitungan berapa jumlah kebutuhan PNS di Konut yang perlu dibuka," ungkapnya.
Kepala BKDD Wakatobi saat ini juga masih melakukan analisis jabatan. "Jika semuanya sudah jelas pastilah kita upayakan secepatnya. Dan kita berharap semoga kuota yang akan diberikan kepada kita sesuai dengan apa yang kita inginkan,” harapnya.

Meskipun Konkep terancam diblacklist dalam penerimaan CPNS 2015, namun daerah yang dinakhodai H. Muh Nur Sinapoy itu tetap mengajukan usulan formasi CPNS. Sebanyak 500 kebutuhan CPNS yang diajukan. "Analisis kebutuhan CPNS belum rampung," ungkap Jumarlin, Kabid Mutasi BKD Konkep.

Sedang, BKD Kolaka Utara telah mengusulkan 300 formasi CPNS Daerah Kolaka Utara. Instansi tersebut masih menunggu panggilan pihak kementrian untuk menindaklanjuti formasi apa saja yang bisa direstui. "Sudah diusulkan 300-an kalau tidak salah yang ditangani oleh bagian oganisasi dan tatalaksana (Ortala) Sekretariat Daerah Kolut. Saya kurang hafal jumlah pastinya namun kalau saya tidak salah ingat itu jumlahnya," Sekretaris BKD Kolut, Muh. Yasin.

Berbeda dengan Kabupaten Bombana, salah satu daerah di Sultra yang memastikan diri tidak mendapatkan jatah penerimaan CPNS tahun ini. Sekda Bombana, Burhanuddin A HS Noy mengatakan, untuk tahun 2015 ini dipastikan tidak ada penerimaan CPNS di daerah itu. Selain karena Pemkab Bombana masih fokus menyelesaikan pengangkatan pegawai dari sisa tenaga honorer K1 dan K2, hal lain disebabkan karena  adanya moratorium pengangkatan pegawai baru dari pemerintah pusat.

"Yang pasti, pemda Bombana belum mengusulkan penerimaan CPNS di tahun 2015 ini. Sekarang kami masih fokus pada pengangkatan sisa tenaga honorer," kata Burhanuddin. Kepastian tidak adanya pengusulan pengangkatan pegawai baru juga dikuatkan dengan tidak dianggarkan pengadaan pegawai baru dalam APBD 2015 ini. Menurut Sekda, hal tersebut sengaja dilakukan, karena jika dianggarkan, maka dananya otomatis tidak akan terealisasi karena item kegiatannya tidak ada. (p1/dan/rus/def/min/gol/bas/wa/KP) -

Thursday, May 7, 2015

Seleksi Deputi Gubernur DKI JAKARTA

Seleksi Deputi Gubernur DKI Jakarta terbuka untuk PNS  Indonesia

Seleksi Deputi Gubernur DKI Jakarta
Syarat Seleksi Deputi Gubernur DKI Jakarta adalah Kementerian boleh, dosen boleh, tapi tentunya sesuai dengan persyaratan yang kami minta,
Mulai 8 Mei 2015, Pemprov DKI Jakarta memberikan kesempatan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di seluruh Indonesia untuk mengikuti seleksi terbuka pimpinan tertinggi madya untuk eselon IB atau di DKI ini untuk posisi Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, posisi deputi gubernur ini sudah kosong lama sejak ditinggalkan Sarwo Handhayani yang sudah pensiun dan kini menjabat sebagai Ketua Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Mulai hari ini dan besok, pihaknya sudah mengumumkan persyaratannya melalui media cetak maupun website resmi Pemprov DKI, yakni www.jakgov.jakarta.go.id.

"Seleksi Deputi Gubernur terbuka untuk seluruh PNS di seluruh Indonesia. Kementerian boleh, dosen boleh, tapi tentunya sesuai dengan persyaratan yang kami minta," kata Saefullah di Balai Kota, Kamis (7/5).

Ia menjelaskan, persyaratan umum untuk seleksi ini diantaranya adalah harus berusia 57 tahun per 31 mei 2015 ini, pangkat atau golongan 4C, pendidikan minimal S2 dengan jurusan arsitektur atau perencanaan wilayah kota. Selain itu, persyaratannya adalah sedang atau pernah menduduki jabatan eselon 2A, kecuali untuk pejabat fungsional, serta memiliki pengalaman kerja di bidang tata ruang.

Rangkaian seleksinya ada 5 tahap, yakni, seleksi administrasi, tes kompetensi dan integritas (penelusuran rekam jejak), tes kepemimpinan dan independensi, tes kesehatan, serta tes wawancara oleh gubernur dan wakil gubernur. Panitia seleksinya itu sendiri terdapat 9 orang yang terdiri dari 4 orang dari lingkungan Pemprov DKI (Sekda, Asisten Pemerintahan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), dan Inspektorat) serta 5 orang dari akademisi luar, yakni Prof. Sarlito Wirawan (psikolog), Imam Prasodjo (sosiolog), Nirwono Joga (perkotaan), Suryono Herlambang (perkotaan), Prof. Azhari Samudra (adminstrasi publik).

"Ini hanya untuk memilih satu orang. Hasilnya bisa kita lihat 15 Juni 2015. Untuk jabatan deputi ini nanti setelah dapat, akan diusulkan kepada Presiden melalui Menteri Dalam Negeri. Di sana akan ada paparan lagi. Jadi cukup panjang," pungkasnya.

Bagi yang berminat mengikuti tes calon Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup DKI Jakarta ini maka bisa langsung mengakses situs http://bkddki.jakarta.go.id.

Deti Mega Purnamasari/HS

sumber: suara pembaruan

Tuesday, April 14, 2015

Kab Pelalawan Buka Lowongan CPNS 2015

Lowongan CPNS 2015 Pelalawan-Masyarakat Kabupaten Pelalawan yang ingin mencoba peruntungan jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2015 ini tampaknya masih memiliki kesempatan. Meskipun pada tahun lalu gagal dalam ujian seleksi PNS. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pelalawan, Andi Yuliandri, kepada tribun menerangkan kemungkinan tahun ini penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun belum diketahui informasi pastinya. 

Pasalnya, keputusan dan kewenangan sepenuhnya ada ditangan pemerintah pusat. Dalam hal ini Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB).
"Ada informasi dan sinyal dari Kemenpan,Kab Pelalawan akan membuka lowongan penerimaan CPNS 205 kembali dibuka. Tapi belum ada keputusan final," kata Andi. 

Dijelaskannya, apabila CPNS 2015 kab pelalawan dipastikan ada penerimaan, kemungkinan besar lowongan yang dibuka hanya untuk tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan.

Friday, April 10, 2015

Inilah Syarat Pelaksanaan TES HONORER K2 (TH K-2)

Persyaratan Mengikuti Seleksi Eks TH K-2 2015

  • Pelaksanaan TES formasi TH K-2 yaitu Seleksi eks TH K-2 diperuntukkan bagi mereka yang tidak lulus dalam tes sebelumnya
  • Masih bekerja secara terus menerus di instansi pemerintah yang bersangkutan
  • Sudah terdaftar dalam database BKN, dan sudah memiliki nomor tes seleksi CPNS 2015.
  • Peserta eks TH K-2 wajib memenuhi ketentuan dalam PP nomor 56 tahun 2012, yaitu dibiayai bukan Dari APBN atau APBD,
  • Peserta Eks TH K-2 diangkat oleh pejabat yang berwenang dan bekerja di instansi pemerintah,
  • Peserta Eks TH K-2 memiliki masa kerja paling sedikit satu tahun pada tanggal 31 Desember 2005 dan sampai saat ini masih bekerja secara terus menerus.
  • Peserta Eks honorer K-2 tersebut juga harus berusia paling rendah 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun pada tanggal 1 Januari 2006.
“Kebenaran data yang disampaikan dijamin dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang ditandatangani oleh PPK, yang sebelumnya sudah dilakukan verifikasi dan validasi terpadu oleh BKN dan BPKP sebelum tes dilaksanakan,” ungkap Yuddy.

SIMULASI CAT ASN SITUS BELAJAR CAT CPNS 2015-2016 UNTUK HONORER K2,TENAGA PENDIDIK/GURU,KESEHATAN DAN FUNGSIONAL

Inilah Kunci Rahasia LULUS Melewati Ujian Tes CPNS 2015-2016
  • Pelaksanaan Seleksi Tes CPNS 2015 Eks THK-2 akan menggunakan sistem CAT ASN
  • Untuk memudahkan belajar praktek tes CAT CPNS 2015 TH K-2 dengan metode simulasi seperti ujian CAT sebenarnya, Anda bisa mengikuti Program Belajar CAT CPNS 2015-2016 sampai Mahir:
  • Dijamin anda mahir mengoperasikan CAT dalam waktu 24 Jam
  • Paket Belajar di Simulasi CAT ASN seperti ujian CAT sebenarnya yang diselenggarakan oleh Panselnas.menpan.go.id
  • Kumpulan Soal CAT CPNS Fokus 2015-2016 beserta Jawaban dan pembahasan
  • Penyusunan materi mengacu dari kisi-kisi resmi pemerintah
  • Penggunaannya Dapat digunakan pada komputer, tablet dan smartphone (Android, iPhone, BlackBerry, Windows)
  • Bisa akses kapan dan dimana saja (Aplikasi Online)
  • Soal jawab dan pembahasan materi CAT CPNS 2015-2016 bisa di cetak/download (ebook PDF)
  • Pendaftaran hanya sekali seumur hidup dan gratis update selamanya
  • Untuk PenJelasan selengkapnya silahkan >>> PELAJARI DISINI >>>